” Kami sebagai masyarakat Pulau Usu Sangat berterimakasih kepada Pemerintah Pusat melalui BPJN-NTT yang telah menjawab keluhan kami membangun jembatan. Sungguh kami Sangat susah selama ini” Ungkap Erdiyanto Penuh syukur.
Lebih lanjut Erdiyanto mengatakan kondisi Pulau kecil ini baik untuk Pendidikan anak-anak maupun kebutuhan -kebutuhan lain yang sangat urgen bagi masyarakat termasuk kebutuhan air minum Sangat sulit diperoleh di Pulau ini dikarenakan air dengan zat asin Sangat tinggi sehingga masyarakat harus menyebrang ke Pulau sebelah dalam Hal pemenuhan kebutuhan air minum.
” Pak, setiap hari anak-anak kami ke sekolah harus Langgar Laut dengan sampan. Belum lagi untuk air minum, kami harus tetap menyebrang ke Pulau sebelah untuk ambil air. air di Pulau Usu ini Sangat asin sulit untuk peroleh air tawar” Keluh Ketua RW ini.
Sementara Untuk kondisi kegiatan pembangunan Jembatan Usu oleh Supervision Engineering (SE),Rahmadani Sahputra mengatakan progres pembangunan Jembatan Gantung Usu adalah satu-satunya Jembatan Gantung pertama di NTT yang menghubungkan Pulau satu dengan Pulau lain atau Jembatan Gantung di Bangun di atas laut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
