Pembacaan Pancasila secara bersama-sama tersebut menjadi simbol tekad seluruh peserta untuk terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Prosesi tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Selanjutnya, Kepala Kepolisian Daerah NTT, Rudi Darmoko membacakan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pembacaan Pembukaan UUD 1945 kembali mengingatkan seluruh peserta tentang cita-cita luhur bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
_*Ikrar Meneguhkan Kesetiaan terhadap Pancasila*_
Nuansa khidmat semakin terasa ketika Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTT, Emilia Nomleni membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Pembacaan ikrar menjadi bagian penting dari rangkaian upacara sebagai peneguhan tekad bersama untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
