Ia memaparkan empat langkah strategis membangun ekosistem keamanan siber yang tangguh:
Penguatan regulasi agar selaras dengan perkembangan teknologi.
Penegakan hukum tegas tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan digital.
Inovasi teknologi keamanan oleh sektor swasta.
Gerakan literasi digital masif untuk meningkatkan kesadaran publik.
Dukungan Bank Indonesia untuk Digitalisasi Aman
Kepala Perwakilan BI NTT, Agus Sistyo Widjajati, sejalan dengan pandangan Gubernur. Ia menyebut digitalisasi harus menjadi pendorong ekonomi yang aman, dengan fokus pada edukasi, pemahaman risiko, dan literasi keuangan.
“Produk-produk asal NTT, seperti kain tenun, kini makin diminati pasar. Untuk itu, tata kelola produksi hingga penjualan harus mengandalkan digitalisasi yang aman dan terpercaya,” jelas Agus.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola keamanan digital agar pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di NTT dapat berjalan berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













