Menurut Gubernur, pembangunan NTT saat ini diarahkan pada penguatan kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan potensi unggulan setiap kabupaten dan kota. Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap mampu mengurangi defisit perdagangan sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah industri garam di Kabupaten Rote Ndao. Gubernur mengungkapkan bahwa melalui Perwakilan Republik Indonesia di Australia telah dibangun komunikasi dengan investor dan pelaku industri garam asal Australia untuk menjajaki peluang kerja sama.
“Produksi garam di Rote merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Kami ingin membangun industri garam yang modern dan berdaya saing melalui kerja sama dengan Australia. Kami ingin belajar dari pengalaman Australia dalam membangun industri garam sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi Rote,” jelasnya.
Selain itu, Gubernur juga mengusulkan pembukaan kembali penerbangan langsung Kupang–Darwin yang pernah beroperasi beberapa tahun lalu. Menurutnya, jalur tersebut sangat strategis mengingat kedekatan geografis kedua wilayah dan besarnya komunitas masyarakat asal NTT yang tinggal di Darwin.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





