” bank Kan sudah memiliki jejak digital terhadap setiap nazabah. Dari awal membuka buku rekening sudah pasti penghasilan setiap nasabah harus mengisinya sehingga tiba-tiba Ada Aliran Dana dalam jumlah banyak Maka pastinya bank tersebut pertanyakan” Jelas Simarmata yang baru bertugas empat Bulan di NTT.
Simarmata menjelaskan Kinerja pelayanan perbankan disebabkan terjadinya kehilangan uang nasabah pada Salah Satu bank BUMN di Kota Kupang.
Informasi yang dihimpun media ini bahwa nasabah yang juga adalah serang pejabat publik kehilangan uang ratusan juta pada rekeningnya dan setelah oknum nasabah tersebut mengadu Dan meminta pendampingan media ini,uang nasabah akhirnya dikembalikan oleh pihak bank setelah beberapa Waktu kemudian.
selain kasus hilangnya uang di rekening juga Simarmata Menjawab media ini terkait pelayanan Keuangan pada lembaga koperasi.
Menurut Kepala OJK-NTT yang Baru bertugas di Kupang empat Bulan ini menjelaskan bahwa Untuk koperasi memiliki regulasi tersendiri.
” Khusus Untuk koperasi yang nota benenya adalah kepemilikan anggota,kita tidak punya kewenangan untuk intervensi” Jelas Simarmata. (Frengco)**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













