“Pemerintahan Melki–Johni terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sejumlah program inovatif dan berbasis potensi daerah. Inisiatif seperti NTT Mart, Dapur Flobamorata, One Community One Product, dan Gerakan Beli NTT sebagai langkah konkret dalam membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal, meningkatkan konsumsi produk dalam negeri, serta memperkuat kebanggaan terhadap identitas dan budaya daerah. Kami ingin memastikan bahwa produk-produk lokal tidak hanya tumbuh secara kualitas, tapi juga mampu bersaing di pasar modern,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintah terus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi komunitas, termasuk Pemuda Katolik, untuk terlibat aktif dalam pengembangan program-program unggulan tersebut. Sehingga Ia mengharapkan agar hasil Rakerda tidak berhenti pada dokumen dan wacana, tetapi diterjemahkan ke dalam aksi nyata.
“Bayangkan jika di setiap kabupaten/kota, ada satu saja usaha produktif yang dikelola kader Pemuda Katolik berbasis potensi lokal, maka organisasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi NTT. Saya percaya, dengan semangat _Pro Ecclesia et Patria, Pro Bono Publico,_ Pemuda Katolik Komda NTT akan terus tumbuh sebagai organisasi yang tidak hanya besar dalam jumlah, tetapi juga kuat dalam kualitas kader dan nyata dalam karya,” urai Wagub Johni.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













