Di Lengkosambi Barat, Gubernur menerima laporan bahwa sebagian masyarakat memilih mengungsi ke wilayah pegunungan. Kondisi di wilayah tersebut juga sempat diperberat oleh terputusnya aliran listrik dan jaringan komunikasi.
Gubernur mengatakan, kondisi tersebut menyebabkan perhatian dan koordinasi terhadap Riung sempat menghadapi kendala pada fase awal penanganan bencana.
“Perhatian terhadap Riung sempat terputus karena sejak awal listrik dan sinyal juga putus. Tetapi kita sekarang berada dalam tahap tanggap darurat dan kita akan usahakan dengan berbagai cara agar kebutuhan masyarakat bisa kita penuhi,” kata Gubernur Melki.
Dalam dialog dengan masyarakat, kebutuhan makanan dan minuman disebut relatif mencukupi. Namun, warga menyampaikan masih menghadapi persoalan tempat tidur dan kebutuhan istirahat pada malam hari, serta keterbatasan layanan pengobatan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur menegaskan pemerintah akan terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
Gubernur juga meminta pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa memastikan bantuan yang masuk dapat didistribusikan secara baik dan tepat kepada masyarakat terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











