Untuk diketahui, terdapat sejumlah agenda telah disiapkan dalam rangkaian FCE 2026, antara lain talkshow dan masterclass, kompetisi wastra, kopi dan kuliner, UMKM Expo, business matching, serta konsultasi ekspor dan pembiayaan perbankan. Kegiatan ini diharapkan semakin mendorong dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan industri kopi dan tenun sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kreatif NTT.
Selain penguatan sektor UMKM, FCE 2026 juga menghadirkan berbagai agenda literasi dan edukasi bagi masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain talkshow perlindungan konsumen dalam sistem pembayaran, QRIS Experience, sosialisasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, konsultasi pembiayaan perbankan, perpustakaan keliling, serta bedah buku.
Masyarakat juga akan mendapatkan akses terhadap layanan sosial berupa cek kesehatan gratis dan donor darah sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui penyelenggaraan FCE 2026.
Menariknya, FCE 2026 juga membawa pesan solidaritas melalui subtema “Boka Ngere Ki, Bere Ngere Ae”, yang dalam bahasa Ende bermakna “Bersama, Saling Peduli, Menguatkan Untuk Bangkit.”
Subtema tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat NTT, khususnya masyarakat di Pulau Flores yang saat ini tengah menghadapi dampak bencana alam. Semangat tersebut akan diwujudkan melalui donasi dari hasil penjualan produk UMKM selama FCE 2026, lelang tenun khusus yang seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada masyarakat terdampak bencana, serta kanal donasi melalui QRIS ChariTree.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













