Gubernur juga mengungkapkan, berbagai program yang terangkum dalam Dasa Cita Melki-Johni dapat dilihat sebagai bagian dari upaya menerjemahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, mulai dari sila pertama hingga sila kelima.
“Kalau kita melihat semua program Melki-Johni melalui Dasa Cita, semuanya merupakan bagian dari keseluruhan sila Pancasila, mulai dari sila pertama sampai sila kelima. Semua itu harus kita lihat sebagai satu kesatuan dalam membangun Nusa Tenggara Timur,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, tetapi harus diwujudkan melalui program dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia secara khusus menekankan hubungan pembangunan daerah dengan sila kelima Pancasila, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”
“Pada akhirnya, seluruh ikhtiar pembangunan itu bermuara pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi rakyat Nusa Tenggara Timur. Karena itu, program-program yang kita jalankan harus benar-benar memberikan manfaat dan membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia berharap Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh aparatur pemerintahan agar nilai-nilai Pancasila tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













