Kupang,HIC- Pemerintah Provinsi NTT mempertemukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTT dengan 52 lembaga mitra pembangunan dalam forum Friends of NTT: General Audience, 5 Minutes Presentation and Matchmaking 2026 di Hotel Harper Kupang, Jumat (2/10/2026).
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah, mulai dari kualitas SDM, kemiskinan ekstrem, keterbatasan konektivitas infrastruktur, hingga kerentanan terhadap perubahan iklim dan kebencanaan, tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah secara mandiri. Oleh karena itu, sinergi teknis dan optimalisasi pembiayaan non-APBD bersama para mitra menjadi kebutuhan mutlak.
“Terus terang, tantangan sebesar ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah seorang diri. Kita membutuhkan pengetahuan, pengalaman, sumber daya, teknologi, pembiayaan, dan jejaring dari semua pihak yang peduli,” ujar Wagub Johni Asadoma saat membuka forum tersebut.
Wagub Johni mengapresiasi besarnya potensi dukungan non-pemerintah yang selama ini telah berjalan nyata. Ia mencontohkan aksi solidaritas diaspora NTT, seperti penggalangan dana stunting senilai Rp1 miliar oleh Forum Pemuda Kupang Jakarta (FPKJ) baru-baru ini, serta bantuan bencana Flores sebesar Rp500 juta dari warga Flobamora di Papua Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
