Dijelaskan Melki Laka Lena, potensi Energi Baru Terbarukan di NTT ini variatif dan jika dikelola dengan baik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Adapun potensi Energi Baru Terbarukan yang dimiliki NTT saat ini adalah energi angin (10,188 MW), energi Hidro (369,50 MW), energi surya (60,13 GWp), bioenergy (746,80 MW), dan potensi energi panas Bumi (1.149 MW).
Terkait dengan energi Panas Bumi ini, Gubernur Melki Laka Lena mengatakan bahwa Panas Bumi merupakan energi ramah lingkungan yang potensinya besar di NTT dan pemanfaatannya belum optimal sehingga perlu didorong dan ditingkatkan secara terencana dan terintegrasi guna mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Namun demikian, Gubernur Melki Laka Lena menyadari betul bahwa kehadiran proyek geothermal ini tidak saja mendapat dukungan dari masyarakat tetapi juga penolakan dari beberapa kalangan. Oleh karena itu, dirinya memandang perlu untuk terus menghadirkan ruang dialog seperti ini.
Terkait dengan gelombang penolakan yang dilakukan oleh sejumlah kalangan, Mantan Anggota DPR RI ini menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT secara cermat mendengar semua aspirasi tersebut.
“Semua aspirasi yang disampaikan itu harus kita dengar dengan baik dan perlu juga melakukan verifikasi secara baik di lapangan,” ungkapnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













