Masyarakat juga dapat mengikuti layanan cek kesehatan gratis serta kegiatan donor darah selama rangkaian acara berlangsung.
Pesan Solidaritas untuk Dampak Bencana Flores
FCE 2026 juga membawa pesan solidaritas melalui subtema “Boka Ngere Ki, Bere Ngere Ae”, yang dalam bahasa Ende bermakna “Bersama, Saling Peduli, Menguatkan untuk Bangkit.”
Subtema tersebut menjadi bagian dari pesan kepedulian terhadap masyarakat NTT, khususnya masyarakat di Pulau Flores yang tengah menghadapi dampak bencana alam. Kepedulian tersebut akan diwujudkan melalui donasi dari hasil penjualan produk UMKM selama FCE 2026, lelang tenun khusus yang seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada masyarakat terdampak bencana, serta kanal donasi melalui QRIS ChariTree.
Seluruh rangkaian FCE 2026 dirancang dengan kerangka 3I+S, yakni impactful, inklusif, integrasi, dan sinergi. Kerangka tersebut menempatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam memastikan manfaat kegiatan dapat dirasakan masyarakat.
Adidoyo menambahkan semoga FCE 2026 ini dapat membuka peluang bagi produk kopi, wastra, dan kuliner NTT untuk memperluas penetrasi pasar, baik di tingkat nasional maupun mancanegara.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













