“Di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang, kita perlu memperkuat sinergi dan inovasi agar pengendalian inflasi semakin efektif. Program-program yang dijalankan harus berpegang pada prinsip 3T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat lokasi,” ujar Adidoyo.
Pemerintah Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende juga berkomitmen menjaga inflasi dalam sasaran nasional sebesar 2,5±1% melalui berbagai program pengendalian inflasi yang inovatif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diperkuat melalui peningkatan produktivitas pangan sebagai fondasi ketahanan pangan daerah dalam jangka menengah dan panjang.
Pada aspek digitalisasi, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran aplikasi NTT Retribusi, aplikasi berbasis mobile yang dilengkapi dashboard pemantauan transaksi secara real time untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan retribusi daerah.
Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital guna meningkatkan kualitas layanan publik serta mempercepat transformasi digital di wilayah Flores Bagian Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
