Kupang,HIC- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia menggelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro (FKPUM) di GOR Flobamora, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara ini menjadi ajang kolaboratif lintas kementerian, lembaga, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem usaha mikro yang legal, terlindungi, dan berdaya saing.
Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan sektor mikro, BRI tak henti-hentinya memberikan dukungan nyata agar para pelaku UMKM dapat berkembang, berinovasi, dan naik kelas.
Festival ini dihadiri lebih dari 1.200 pengusaha UMKM di Nusa Tenggar Timur yang mayoritas bergerak di bidang Blue Economy.
Sebagai provinsi kepulauan dengan potensi bahari yang melimpah, Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu daerah percontohan penguatan konsep Blue Economy bagi pelaku usaha mikro. Melalui pendekatan ini, Kementerian UMKM bersama BRI dan pemerintah daerah mendorong pelaku usaha pesisir untuk mengembangkan produk berbasis sumber daya laut secara berkelanjutan, seperti pengolahan hasil tangkapan, garam organik, rumput laut, dan ekowisata bahari. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, tetapi juga menjaga ekosistem laut sebagai aset ekonomi masa depan Indonesia Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
