Gubernur juga mengapresiasi sekolah sebagai contoh keberhasilan penerapan konsep One School One Product (OSOP). Sebagai bentuk dukungan, Gubernur membeli produk hasil panen siswa, termasuk sambal cabai senilai Rp 850.000 dan cabai mentah Rp 400.000.
Romo Kepala Sekolah Diki Mau Leto menjelaskan bahwa SMKS Katolik St. Pius X Insana memiliki enam program keahlian: peternakan unggas, agribisnis ruminansia, teknik agritik, teknologi pengolahan hasil pertanian, desain dan produksi busana, serta teknik sepeda motor. Tahun ajaran ini, jurusan teknik sepeda motor menambah satu kelas baru. Sekolah berasrama ini saat ini didukung 40 tenaga kependidikan, termasuk empat imam senior.
“Kami menghadapi tantangan besar terkait ketersediaan air bersih bagi siswa. Sumur bor yang ada hanya mampu mencapai 56 meter dan tidak mencukupi kebutuhan sepanjang tahun. Kami berharap Gubernur dapat membantu pembangunan sumur bor dengan kedalaman 120 meter dan fasilitas laboratorium pengunggasan,” ujar Romo Diki.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Melki memastikan pemerintah provinsi akan memberikan bantuan sumur bor dan laboratorium pengunggasan, agar sekolah dapat lebih optimal mendidik siswa dan menjadi contoh pendidikan vokasi berkualitas di seluruh NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
