Kupang,HIC– Di tengah kompleksitas ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, serta dinamika inflasi dan nilai tukar, pemahaman terhadap peran bank sentral menjadi semakin krusial.
Pendidikan kebanksentralan hadir sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan, sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan analitis dan adaptif dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) menjalin kemitraan strategis dengan lima perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi, memperkuat kapasitas akademik, serta mengembangkan ekosistem riset di bidang kebanksentralan.
Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia (SDM) unggul, sekaligus mendukung efektivitas perumusan dan implementasi kebijakan Bank Indonesia.
Kemitraan strategis tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana, Kupang.Rabu( 15/4/2026)
Kegiatan ini diresmikan oleh Wakil Rektor III Universitas Nusa Cendana, Dr. Siprianus G. M. Sc., bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya B. P. Peserta kegiatan merupakan mahasiswa dari lima perguruan tinggi, yaitu Universitas Nusa Cendana, Universitas Flores, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Universitas Nusa Nipa, dan Politeknik Elbajo Commodus.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
