Kefamenanu, HIC – Pembangunan Jalan Nasional Sabuk Merah yang menghubungkan beberapa wilayah kabupaten di daerah perbatasan NKRI- Timor Leste sungguh mendongkrak perekonomian desa menjadi semakin maju.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Saenam Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Xaverius Nofu ketika ditemui Harkat Indonesia di Desa Saenam belum lama ini.
Fransiskus Nofu mengatakan dengan hadirnya program jalan Nasional sabuk Merah dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa semakin maju.
” Atas nama seluruh masyarakat Desa Saenam mengucapkan terimakasih berlimpah kepada Pemerintah Indonesia yang telah membangun jalan Nasional di daerah kami. Dengan adanya jalan ini kini kami bisa menikmati kemajuan seperti ini. Ekonomi desa semakin maju, harga komoditi di desa ini semakin sama dengan harga di kota” Ungkap Nofu.
Lebih lanjut Nofu menuturkan bagaimana Desa Saenam yang sebelum dan sesudah adanya Jalan Nasional sabuk Merah sungguh berbeda.
Kata Nofu bahwa Desa Saenam tergolong Desa tertinggal dan terisolir namun ketika hadir jalan Nasional sabuk Merah, Desa Saenam bukan lagi jadi desa tertinggal dan terisolir. Desa ini jadi desa maju bahkan setiap waktu selalu saja ada kunjungan tamu dari luar dikarenakan desa ini menjadi desa destinasi wisata.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
