Indeks

Merajut Harmoni dan Martabat Sosial Bali–NTT: Wagub Johni Asadoma Tegaskan Tanggung Jawab Negara dan Persaudaraan Kebangsaan

Dalam suasana dialog yang hangat, terbuka, dan penuh semangat kebangsaan, Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga situasi yang kondusif serta menghindari isu-isu sensitif yang berpotensi memicu konflik horizontal.

“Kita harus bersama-sama mengantisipasi agar tidak ada hal-hal sensitif yang dapat memicu konflik sosial. Bali adalah destinasi utama dunia yang harus kita jaga bersama keamanan, ketertiban, dan kenyamanannya. Saya mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi NTT yang hadir dan membangun dialog secara terbuka,” ujar Gubernur Bali.

Gubernur Bali juga menekankan bahwa mobilitas penduduk antarwilayah merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu, pendekatan dialog, kolaborasi, dan saling pengertian harus menjadi landasan utama dalam menyikapi berbagai tantangan sosial.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh masyarakat Bali.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat NTT, kami menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya keharmonisan, ketenteraman, dan kenyamanan masyarakat Bali akibat ulah oknum tertentu. Kami berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sekaligus momentum untuk menghapus stigma negatif terhadap masyarakat NTT yang pada dasarnya cinta damai dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HarkatIndonesia.Com

+ Gabung

Exit mobile version